Senin, 3 April 2017
mentari pagi mulai turun di langit pesanggrahan, tepatnya dipinggir
kali pesanggrahan, Aula Rptra Nusantara Ulujami Jl. Inspeksi Kali
Pesanggrahan Rt. 004/07 Kel. Ulujami Kec. Pesanggrahan Kota Adm Jakarta
Selatan.
Terlihat antusias Ibu-Ibu muda duduk lesehan beralaskan
karpet hijau sambil menggendong anak, menemani dan mengawasi anak-anak
bermain serta dengan penuh semangat untuk mengikuti sosialisasi tumbuh
kembang anak oleh Bidan dan Dokter dari Puskesmas Kecamatan Pesanggrahan.
Anak adalah buah hati yang akan meneruskan generasi kita saat ini dan
akan menjadi aset bangsa untuk masa depan yang lebih cerdas, jujur,
beretika, peka dan bertaqwa kepada Allah SWT.
Prinsip dasar cara memantau dan menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan anak pada prinsipnya harus dilandasi rasa cinta dan kasih sayang, kedekatan dan memberi kesempatan yang sama antara anak laki-laki dan perempuan, dan selalu memberi pujian apabila anak dapat melakukannya dan orangtua harus pandai berbagi peran didalam memantau pertumbuhan dan perkembangan anaknya," kata Bidan Puji, PKM Kec. Pesanggrahan, disela kegiatan sosialisasi tumbuh kembang anak.
Turut hadir Bu Noor, Kasie Penyuluh Keluarga Berencana Kel. Ulujami, PKK Rw. 07, Rombongan Dokter Internship Puskesmas Kec. Pesanggrahan, Ibu-Ibu muda warga sekitar Rptra Nusantara Ulujami.
Menurutnya, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak dalam keluarga itu harus dipantau setiap 3 bulan sampai usia 24 bulan dan setiap 6 bulan sampai usia 72 bulan. Selain itu juga harus sering distimulasi dan dilatih sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan sesuai usianya.
Banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh para peserta kegiatan, salah satunya adalah Ibu Maya yang mempunyai anak usia 18 bulan namun anaknya belum bisa berjalan dan harus dilakukan pemeriksaan mendalam terkait perkembangan anak tersebut dan dianjurkan untuk dirujuk ke poli tumbuh kembang melalui Puskesmas Kec. Pesanggrahan.
Dengan demikian masing-masing keluarga harus saling peduli dengan perkembangan anak-anaknya.
"Hal tersebut tentu suatu kelalaian dalam pemantauan pertumbuhan dan perkembangannya karena sebenarnya bisa dipantau melalui buku kia mulai anak usia 3 bulan.
Anak balita harus sesering mungkin dilatih untuk bergerak, bermain, makan dan minum sendiri namun dalam pantauan orang tuanya.
Kegiatan sosialisasi kesehatan dari Puskesmas Kec. Pesanggrahan tak sebatas hari ini, tapi akan dilanjutkan pada Jum'at, 7 April 2017 tentang tindak kekerasan pada perempuan dan anak ( KTPA) dalam rangka memberikan Pelayanan prima kebanggaan warga Jakarta
Prinsip dasar cara memantau dan menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan anak pada prinsipnya harus dilandasi rasa cinta dan kasih sayang, kedekatan dan memberi kesempatan yang sama antara anak laki-laki dan perempuan, dan selalu memberi pujian apabila anak dapat melakukannya dan orangtua harus pandai berbagi peran didalam memantau pertumbuhan dan perkembangan anaknya," kata Bidan Puji, PKM Kec. Pesanggrahan, disela kegiatan sosialisasi tumbuh kembang anak.
Turut hadir Bu Noor, Kasie Penyuluh Keluarga Berencana Kel. Ulujami, PKK Rw. 07, Rombongan Dokter Internship Puskesmas Kec. Pesanggrahan, Ibu-Ibu muda warga sekitar Rptra Nusantara Ulujami.
Menurutnya, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak dalam keluarga itu harus dipantau setiap 3 bulan sampai usia 24 bulan dan setiap 6 bulan sampai usia 72 bulan. Selain itu juga harus sering distimulasi dan dilatih sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan sesuai usianya.
Banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh para peserta kegiatan, salah satunya adalah Ibu Maya yang mempunyai anak usia 18 bulan namun anaknya belum bisa berjalan dan harus dilakukan pemeriksaan mendalam terkait perkembangan anak tersebut dan dianjurkan untuk dirujuk ke poli tumbuh kembang melalui Puskesmas Kec. Pesanggrahan.
Dengan demikian masing-masing keluarga harus saling peduli dengan perkembangan anak-anaknya.
"Hal tersebut tentu suatu kelalaian dalam pemantauan pertumbuhan dan perkembangannya karena sebenarnya bisa dipantau melalui buku kia mulai anak usia 3 bulan.
Anak balita harus sesering mungkin dilatih untuk bergerak, bermain, makan dan minum sendiri namun dalam pantauan orang tuanya.
Kegiatan sosialisasi kesehatan dari Puskesmas Kec. Pesanggrahan tak sebatas hari ini, tapi akan dilanjutkan pada Jum'at, 7 April 2017 tentang tindak kekerasan pada perempuan dan anak ( KTPA) dalam rangka memberikan Pelayanan prima kebanggaan warga Jakarta

Komentar
Posting Komentar